Satreskrim Polresta Banyuwangi Sidak SPBE Rogojampi, Pastikan Distribusi Elpiji 3 Kg Aman dan Sesuai Standar

Kanit Pidsus Polresta Banyuwangi, Ipda Asmal Rahadian, Cek Langsung Di SPBE Rogojampi Proses Pengisian Gas LPG 3kg

BanyuwangiNews.com - Untuk memastikan distribusi gas elpiji subsidi 3 kilogram berjalan sesuai ketentuan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Kecamatan Rogojampi, Kamis sore (9/4). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan energi bersubsidi serta menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan kondisi penyaluran elpiji subsidi di Banyuwangi masih tergolong aman dan lancar. Menurutnya, ketersediaan gas melon di wilayah Banyuwangi mencukupi kebutuhan masyarakat melalui pangkalan aktif yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Kami lakukan pengecekan langsung mulai dari proses pengisian, jalur pipa, kondisi segel, hingga berat tabung. Dari hasil sidak, semuanya sesuai standar spesifikasi dan tidak ditemukan indikasi pengurangan isi maupun praktik pengoplosan,” jelas Kompol Lanang.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Satreskrim Polresta Banyuwangi juga memberikan penegasan terkait sasaran penggunaan LPG subsidi. Lanang menegaskan bahwa elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi kebutuhan rumah tangga, bukan untuk pelaku usaha menengah ke atas seperti restoran, hotel, maupun laundry.

“LPG subsidi itu untuk masyarakat rumahan. Penggunaan untuk usaha jelas dilarang dan kami akan bertindak tegas bila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Lanang juga memaparkan data kuota elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Banyuwangi tahun 2026 mencapai 18.318.667 tabung atau setara 54.956 metrik ton. Sementara realisasi penyaluran hingga 31 Maret 2026 tercatat sebanyak 4.903.360 tabung.

“Realisasi terhadap kuota YTD sudah mencapai 108,8 persen dan realisasi terhadap kuota total 2026 berada di angka 26,8 persen. Rata-rata penyaluran harian di Banyuwangi sekitar 63.500 tabung,” paparnya.

Lebih lanjut, Polresta Banyuwangi memastikan pengawasan tidak berhenti pada tahap sidak saja. Lanang menegaskan pihaknya akan terus melakukan patroli dialogis dan pemantauan distribusi secara berjenjang mulai tingkat agen hingga pengecer. Penindakan hukum juga akan diterapkan bagi siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami tidak akan ragu menindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan, penjualan di atas HET, atau pengoplosan LPG subsidi menjadi nonsubsidi. Pengawasan akan terus kami tingkatkan demi melindungi hak masyarakat,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang