Ahmad Turmudzi Terpilih Pimpin PCNU Banyuwangi Periode 2026–2031

BanyuwangiNews.com – Konferensi Cabang (Konfercab) XIV Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi akhirnya menetapkan kepemimpinan baru setelah melalui proses panjang dan dinamis. H. Ahmad Turmudzi resmi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026-2031.

Penetapan tersebut dilakukan dalam sidang pleno Konfercab yang berakhir pada Kamis (8/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di Kampus II Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA), Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Dalam proses pemilihan, Ahmad Turmudzi berhasil mengungguli pesaingnya, H. Mohammad Arif Fauzi, dengan perolehan 19 suara dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Banyuwangi. Sementara Arif Fauzi memperoleh 6 suara.

Konfercab tersebut juga menetapkan Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, yakni KH. Fahruddin Manan, pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Thulab, Muncar. Ia terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Rabu malam (7/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Proses pemilihan Ketua Tanfidziyah sempat diwarnai perdebatan dan ketegangan. Hal ini dipicu oleh perubahan dinamika pencalonan di jam-jam terakhir, setelah salah satu bakal calon, Saeroji, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Kondisi tersebut membuat dukungan sebagian peserta Konfercab beralih kepada nama Arif Fauzi, kader NU senior dan mantan Ketua IPNU Cabang Banyuwangi.

Meski berlangsung alot dan memakan waktu hampir 24 jam, seluruh rangkaian sidang akhirnya dapat diselesaikan dengan musyawarah dan keputusan sah organisasi.

Usai penetapan Ketua Tanfidziyah, Konfercab langsung membentuk tim formatur yang terdiri dari perwakilan wilayah selatan, barat, tengah, dan utara Banyuwangi. Tim formatur diberi waktu maksimal 30 hari untuk menyusun kepengurusan PCNU Banyuwangi di bawah kepemimpinan baru.

Ahmad Turmudzi menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah bersilaturahmi kepada para masyayikh dan tokoh-tokoh senior NU di Banyuwangi.

“Kami akan silaturahim terlebih dahulu kepada para masyayikh dan para senior Banyuwangi untuk meminta saran dan masukan terkait arah PCNU ke depan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Tur itu.

Mantan anggota DPRD Banyuwangi tersebut juga menegaskan pentingnya konsolidasi internal organisasi pasca-Konfercab, guna menjaga soliditas dan persatuan warga Nahdliyin.

“Bagi seluruh MWCNU dan warga Nahdliyin, saatnya menyatu kembali setelah adanya perbedaan pilihan dalam Konfercab kemarin,” imbuhnya.

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang