420 Personel Gabungan Disiagakan, Polresta Banyuwangi Mulai Operasi Ketupat Semeru 2026
- by Admin
- 12 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Kepolisian bersama unsur TNI dan instansi terkait di Banyuwangi resmi memulai pengamanan Lebaran melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi, Rabu (12/3). Sebanyak 420 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal kelancaran arus mudik hingga arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ratusan personel tersebut terdiri dari 200 anggota Polri, 150 personel TNI, serta 70 personel dari berbagai instansi pendukung seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan Banyuwangi, Basarnas, BPBD Banyuwangi, Senkom, dan unsur terkait lainnya.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, memimpin langsung jalannya apel yang turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama.
Dalam kesempatan itu, Rofiq menjelaskan bahwa seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.
“Sebanyak 10 pos pengamanan disiapkan, termasuk satu pos terpadu yang berada di kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang,” ujarnya.
Operasi Ketupat Semeru tahun ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Kegiatan tersebut merupakan operasi kepolisian terpusat yang menitikberatkan pada langkah preemtif dan preventif, serta didukung penegakan hukum dan kegiatan bantuan operasional lainnya.
Menurut Rofiq, pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan kriminalitas. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat momen mudik dan libur Lebaran.
“Pengamanan dilakukan agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik dapat merasa aman dan nyaman,” jelasnya.
Polresta Banyuwangi juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 14 hingga 18 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 19 hingga 24 Maret, dengan potensi gelombang tambahan pada 25 hingga 29 Maret.
Selain pengamanan lalu lintas, personel di lapangan juga diminta meningkatkan patroli di lingkungan permukiman, terutama rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya untuk mudik.
“Petugas juga akan memantau rumah kosong agar tidak menjadi sasaran tindak kejahatan selama ditinggal pemiliknya,” tambah Rofiq.
Ia berharap melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Banyuwangi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman.(Ali)
