Sarang Tawon Vespa Raksasa Gegerkan Warga, Damkar Banyuwangi Lakukan Aksi Penyelamatan Ekstrem di Villa Pakis Residence
- by Admin
- 17 November 2025
BanyuwangiNews.com – Suasana tenang di kawasan Villa Pakis Residence mendadak berubah tegang pada Senin siang, 17 November 2025. Sebuah sarang tawon vespa berukuran besar ditemukan menempel di plafon rumah warga, memicu kepanikan dan kekhawatiran lantaran jenis tawon ini dikenal memiliki sengatan yang sangat agresif dan mematikan.
Pelapor, Sumantri Rio Utomo (35), langsung menghubungi Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, setelah melihat aktivitas tawon yang semakin brutal di sekitar rumah. Keberadaan sarang tepat di atas area hunian membuat potensi serangan semakin tinggi.
Laporan masuk pada pukul 13.52 WIB, dan hanya lima menit kemudian, Tim Rescue Regu Brama 1 langsung meluncur menuju lokasi. Tanpa menunggu lama, petugas bersiap dengan perlengkapan lengkap: APD anti tawon, sarung tangan khusus, tangga, serta mobil unit Ayaxx yang digunakan dalam operasi berisiko tinggi seperti ini.
Setibanya di lokasi, tim langsung disambut suara dengungan tajam dari puluhan tawon vespa yang mulai keluar dari sarang. Kondisi ini memaksa petugas untuk bergerak cepat namun tetap ekstrem hati-hati. Proses penanganan dimulai pukul 14.15 WIB, dengan petugas harus masuk mendekati plafon sambil menghadapi gerombolan tawon yang beberapa kali melakukan serangan ke arah APD.
Dengan teknik khusus dan ketelitian penuh, tim akhirnya berhasil menurunkan sarang tanpa menimbulkan korban. Proses selesai pukul 15.05 WIB dan sarang dibawa ke Mako Damkarmat untuk diamankan agar tidak kembali membahayakan warga.
Aksi dramatis ini melibatkan personel Regu Brama 1 serta dukungan dari Humas Damkarmat yang turut memantau jalannya evakuasi.
Keberhasilan ini kembali membuktikan kesiapan Damkarmat Banyuwangi dalam menghadapi ancaman ekstrem di permukiman warga. Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba menanganinya sendiri, mengingat tawon vespa dikenal sangat agresif dan dapat menyerang secara bergerombol.
Damkarmat meminta warga segera melapor jika mendapati keberadaan hewan berbahaya, demi mencegah kejadian yang berpotensi membahayakan jiwa.(Ali)
