Pergerakan Arus Mudik Lebaran 2026, Penumpang di Selat Bali Berubah, Arus dari Jawa ke Bali Meningkat
- by Admin
- 14 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Aktivitas penyeberangan di lintasan Jawa-Bali mulai menunjukkan dinamika menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan laporan Posko Angkutan Lebaran H-8, pergerakan dari Bali menuju Jawa mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Sebaliknya, arus dari Jawa ke Bali justru tercatat meningkat.
Data Posko di Pelabuhan Gilimanuk mencatat selama 24 jam pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, sebanyak 220 perjalanan kapal melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Dalam periode tersebut, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 37.877 orang. Angka ini turun sekitar 30,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 54.478 orang.
Penurunan juga terlihat pada jumlah kendaraan. Sepeda motor yang menyeberang tercatat 6.066 unit atau berkurang 34,9 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 9.316 unit. Kendaraan roda empat tercatat 3.573 unit atau turun 10,8 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.004 unit.
Sementara itu, kendaraan truk tercatat sebanyak 2.154 unit, turun tipis sekitar 0,8 persen dari tahun lalu yang berjumlah 2.172 unit. Penurunan cukup signifikan terjadi pada kendaraan bus, yakni hanya 383 unit atau turun 52,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 813 unit.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada H-8 tercatat 12.176 unit, atau menurun sekitar 25,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 16.305 unit.
Jika dihitung secara kumulatif sejak H-10 hingga H-8, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai 97.572 orang. Jumlah tersebut turun 19,9 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 121.874 orang. Sedangkan total kendaraan pada periode yang sama mencapai 31.045 unit atau turun 15,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 36.792 unit.
Di sisi lain, kondisi berbeda terjadi pada lintasan Jawa menuju Bali. Berdasarkan data Posko di Pelabuhan Ketapang, selama periode yang sama tercatat 231 perjalanan kapal yang melayani penyeberangan menuju Gilimanuk.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-8 mencapai 26.173 orang, meningkat sekitar 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 24.640 orang.
Meski jumlah sepeda motor menurun menjadi 561 unit dari sebelumnya 605 unit, begitu pula kendaraan roda empat yang tercatat 1.565 unit atau turun dari 1.689 unit tahun lalu, beberapa jenis kendaraan justru mengalami peningkatan.
Kendaraan truk tercatat naik menjadi 2.604 unit atau meningkat 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.350 unit. Sementara kendaraan bus juga mengalami kenaikan menjadi 635 unit atau naik 7,4 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 591 unit.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa menuju Bali pada H-8 mencapai 5.365 unit atau meningkat sekitar 2,5 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 5.235 unit.
Adapun secara akumulatif sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang tercatat 66.305 orang. Angka ini turun sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 71.318 orang.
Sementara total kendaraan yang menyeberang pada periode tersebut tercatat 15.410 unit, atau relatif stabil dibandingkan tahun lalu yang mencapai 15.409 unit.
Data tersebut disampaikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Corporate Secretary sebagai bagian dari pemantauan arus pergerakan penumpang dan kendaraan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
