Kebakaran Mesin Dust Collector di PT Albasia Prima Lestari, Damkarmat Banyuwangi Berhasil Padamkan Api Setelah Dua Jam
- by Admin
- 01 Desember 2025
BanyuwangiNews.com – Sebuah kebakaran terjadi pada mesin dust collector atau alat penghisap debu milik PT Albasia Prima Lestari (APL) di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Senin pagi (1/12/2025). Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di area pabrik sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
Kejadian kebakaran diketahui pertama kali sekitar pukul 07.50 WIB. Laporan resmi kemudian diterima oleh Call Center Damkarmat pada 08.05 WIB dari pihak perusahaan atas nama R. Nocky Budiyanto, bagian personalia PT APL.
Menerima informasi tersebut, satuan pemadam langsung bergerak cepat. Unit berangkat menuju lokasi pada pukul 08.08 WIB dan tiba 08.22 WIB, kemudian segera melakukan penanganan mulai pukul 08.23 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan size up dan langsung menggelar peralatan pemadaman. Selang dan nozzle disambungkan ke unit tangki Ayaxx, dilanjutkan ke Fire Dome 04 dan Hino. Selanjutnya dilakukan pengisian ulang air sebanyak 9 kali suplai menggunakan mesin pompa Godiva dari sumber air terdekat.
Pemadaman dilakukan dengan dua nozzle yang diarahkan ke titik utama api, sementara satu nozzle lain menyisir sisi-sisi mesin untuk mencegah perambatan. Setelah api berhasil dipadamkan sekitar 10.12 WIB, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pembongkaran tumpukan limbah kayu di dalam mesin untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.
Menurut penjelasan penanggung jawab lapangan PT APL, Wicaksono, mesin dust collector tersebut baru selesai menjalani perbaikan. Tak lama setelah dioperasikan kembali, api tiba-tiba muncul dari bagian dalam mesin dan cepat membesar. Karyawan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya namun tidak berhasil, sehingga melapor ke Damkarmat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
Dinas Pemadam Kebakaran Banyuwangi mencatat kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta, meliputi kerusakan mesin dan material di sekitarnya.
Petugas dari berbagai unsur turut terlibat dalam penanganan, antara lain Koordinator Sugiarto, Regu Brama 3, Bidang Pemadaman dan Penyelamatan (Suhartoyo dan Arifin), Humas, Sekretariat (Riski dan Virga), Redkar, Polsek Kabat, serta karyawan PT APL.
Operasi pemadaman dan pendinginan seluruhnya dinyatakan selesai pada 13.11 WIB.
