Seluruh Jemaah Haji Banyuwangi Tuntas Diberangkatkan, Kloter Terakhir Melaju ke Embarkasi Surabaya
- by Admin
- 13 Mei 2026
BanyuwangiNews.com - Proses pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Banyuwangi tahun 2026 telah rampung. Total sebanyak 1.312 jemaah dipastikan telah bergerak menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai titik awal sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Tanah Suci.
Rombongan terakhir yang terdiri dari 550 jemaah diberangkatkan pada Selasa malam (12/5/2026). Mereka tergabung dalam Kloter 84 dan Kloter 85, dan dilepas dari depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Keberangkatan ini sekaligus menutup rangkaian pengiriman jemaah Banyuwangi yang tahun ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Sebelumnya, sebanyak 752 jemaah yang masuk dalam Kloter 82 dan 83 telah lebih dahulu diberangkatkan pada Selasa pagi. Sedangkan 8 jemaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 71 telah berangkat lebih awal mendahului rombongan utama.
Suasana pelepasan jemaah berlangsung penuh haru. Ribuan keluarga tampak memadati kawasan depan kantor Pemkab, mengiringi keberangkatan kerabat mereka dengan doa dan lambaian tangan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir langsung melepas rombongan, didampingi Wakil Bupati Mujiono, Sekretaris Daerah Guntur Priambodo, serta jajaran dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Ipuk menyampaikan pesan khusus kepada para jemaah agar turut mendoakan Banyuwangi saat menjalankan ibadah di tempat-tempat mustajab, terutama ketika berada di depan Kakbah.
Ipuk berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat membawa kebaikan bagi daerah, termasuk kemajuan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.
“Kami di sini juga terus mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan ibadah. Semoga pulang nanti membawa predikat haji mabrur dan mabrurah,” ujar Ipuk.
Selain itu, Ipuk juga meminta seluruh petugas haji untuk memberikan pelayanan terbaik selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah, khususnya bagi jemaah lansia serta mereka yang memerlukan pendampingan lebih.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi Rif’an Janaidi menyampaikan bahwa setelah tiba di Embarkasi Sukolilo, seluruh jemaah akan menjalani masa istirahat sekitar 20 jam sebelum diberangkatkan menuju Makkah.
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, para jemaah Banyuwangi akan menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari, dan diperkirakan kembali ke daerah asal pada 22 Juni 2026.
Rif’an juga memaparkan bahwa dari total 1.312 jemaah haji Banyuwangi tahun ini, sebanyak 503 orang merupakan lansia berusia di atas 65 tahun. Selain itu, 144 jemaah masuk dalam kategori risiko tinggi (risti). Tercatat, jemaah tertua berusia 103 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun.
“Tahun ini tidak ada jemaah difabel dari Banyuwangi. Namun kami tetap memprioritaskan pelayanan bagi lansia dan jemaah risiko tinggi. Semua sudah dipetakan agar pelayanan lebih maksimal dan jemaah bisa menjalankan ibadah dengan aman serta nyaman,” kata Rif’an.
