PKB Banyuwangi Buka Ruang Usaha Gratis bagi Santri dan UMKM Lokal di Muncar
- by Admin
- 22 Oktober 2026
BanyuwangiNews.com - Semangat pemberdayaan ekonomi santri turut mewarnai peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Banyuwangi. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi menghadirkan bazar UMKM rintisan santri dan pelaku usaha lokal di halaman GOR KH Imam Ilyas, Pondok Pesantren Minhajuttullab, Sumberberas, Kecamatan Muncar.
Bazar yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Oktober 2026, tersebut menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Sebanyak 27 stan disediakan dalam kegiatan tersebut. Menariknya, seluruh pelaku UMKM yang menempati stan tidak dikenakan biaya alias gratis.
Ketua DPC PKB Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri, tetapi juga diarahkan untuk memberikan stimulus bagi geliat ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang tengah menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurut Zaki, keberadaan bazar di lingkungan pesantren juga menjadi upaya untuk membuka ruang bagi santri yang mulai merintis usaha agar memiliki kesempatan mengenalkan produknya kepada masyarakat.
"Tujuannya adalah meningkatkan gairah perekonomian di tengah keterbatasan ekonomi, khususnya bagi para UMKM. Karena itu, stan yang disediakan untuk mereka tidak dipungut biaya," kata Zaki.
Sejak hari pertama pembukaan, seluruh stan telah terisi. Antusiasme masyarakat, santri, maupun simpatisan PKB juga terlihat cukup tinggi.
Zaki menilai respons tersebut menunjukkan bahwa potensi usaha di kalangan santri dan UMKM lokal cukup besar dan perlu terus mendapatkan ruang serta pendampingan.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PKB menerjemahkan gagasan pemberdayaan ekonomi yang selama ini didorong Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin.
"Program ini juga sejalan dengan program yang disampaikan oleh Ketua Umum Gus Muhaimin untuk terus memberdayakan UMKM, mendampingi dan memfasilitasi UMKM agar betul-betul bisa mandiri dan bisa menyejahterakan keluarganya," ujarnya.
Peresmian bazar tersebut turut dihadiri langsung Ketua DPC PKB Banyuwangi, Sekretaris Jenderal DPC PKB Banyuwangi, serta jajaran dan sejumlah pihak terkait.
Dengan digelarnya bazar selama tiga hari, PKB Banyuwangi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial Hari Santri. Lebih dari itu, ruang promosi bagi usaha rintisan santri dan UMKM lokal diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat.
Pesan yang ingin dibawa pun cukup jelas: peringatan Hari Santri tidak hanya berbicara mengenai peran santri dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga tentang bagaimana santri dapat tumbuh sebagai bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.
