Hadiri Haul Muharrik MWCNU Banyuwangi, KH. Achmad Shiddiq Tekankan Tiga Pilar Kesuksesan Organisasi

BanyuwangiNews.com - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwari Kertosari sekaligus Mustasyar Nahdlatul Ulama, KH. Achmad Shiddiq, hadir memberikan mauidlah hasanah dalam kegiatan Halal bi Halal dan Haul Muharrik NU Kota yang digelar oleh MWCNU Banyuwangi Kota di Pondok Pesantren At-Taufiq, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi, Ahad (5/4/2026).

Dalam tausiyahnya, KH. Achmad Shiddiq mengulas rumusan sederhana namun mendalam mengenai kunci keberhasilan organisasi. Ia menyebut, pedoman tersebut tertuang dalam Surat Al-Ashr, yang menegaskan bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang memenuhi beberapa syarat utama.

Menurutnya, syarat pertama adalah amanu atau keyakinan yang kokoh kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa keberhasilan program dan gerakan organisasi harus dimulai dari optimisme serta iman yang kuat.

“Harus yakin, iman kepada Allah SWT bahwa kita semua akan diberikan kesuksesan dalam menjalankan program-program kita,” ujar KH. Achmad Shiddiq. Ia juga mengutip hadits qudsi bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

Kunci kedua, lanjutnya, adalah amalus sholih atau berbuat kebaikan yang diwujudkan melalui kerja nyata. Dalam konteks organisasi, hal ini berarti menjalankan program dengan perencanaan matang dan pelaksanaan maksimal.

“Program tidak cukup hanya wacana. Harus ada eksekusi yang baik. Direncanakan sebaik mungkin dan dilaksanakan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Sementara kunci ketiga adalah watawa saubi-l-haq dan watawa saubi-s-shabr, yakni saling menasihati dalam kebenaran serta kesabaran. Ia menilai poin ini sebagai fondasi penting dalam menjaga kekompakan organisasi melalui evaluasi, kritik membangun, serta apresiasi.

KH. Achmad Shiddiq menegaskan, organisasi tidak boleh berjalan sendiri tanpa ruang masukan. Namun sebaliknya, kritik pun harus disertai kontribusi.

“Jangan menjalankan program sendiri lalu menutup diri dari kritik dan saran. Tapi jangan juga hanya mengkritik, sementara tidak mau ikut berkontribusi,” tegasnya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai dukungan atas langkah strategis yang tengah dijalankan oleh MWCNU Banyuwangi Kota. Rais Syuriyah MWCNU Kota, Kyai. Nur Hafifi, mengungkapkan bahwa saat ini NU Kota sedang berupaya menghimpun dana untuk pembelian lahan sekaligus pembangunan kantor NU.

“Kami berharap program yang sudah lama diimpikan ini bisa terwujud. Di masa kepengurusan sekarang, kita memberanikan diri untuk membeli tanah kantor NU,” ungkapnya.

Ia menyebut, lahan yang berada di kawasan Jalan Kepiting, Kelurahan Sobo, membutuhkan anggaran sekitar Rp400 juta. Hingga saat ini, pembayaran uang muka sebesar 10 persen telah dilakukan.

“Alhamdulillah sudah terbayar uang muka 10 persen. Sisanya mari kita lunasi bersama-sama,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang